Si Kakak Masuk SD

Dalam hidup gue. Untuk nikah sama orang yang duincer dan gue suka itu adalah… berkah terbesar yang terjadi dalam hidup. Apalagi.. ditambah dengan hamilnya sang istri.. dan keluar seorang anak perempuan cantik, itu berkahnya.. luarrr biasa yang sudah Allah kasih sama gue.
Tiba-tiba aja, anaknya udah wisudaan TK. Daaan, sekarang anaknya sudah SD. Iya, SD. Udah gede. Udah 6 tahun.Β  Dan, kemarin tanggal 10 Juli 2014, adalah hari pertamanya masuk sekolah.
Sehari sebelumnya.. Anaknya panik. Sempet kena diare. Mungkin karena dia over exciting, terlalu bahagia mau sekolah. Gak mau tidur siang. Diajak jalan-jalan, gak mau. Diajak main, gak mau juga. Akhirnya, sang istri mengajak anaknya untuk belajar masak (karena di sekolahnya nanti akan ada pelajaran memasak). Jadilah, seharian setelah nyoblos pemilu CAPRES, keluarga kecil gue membuat CUPCAKE.
Sebenernya, demikian pun yang terjadi sama gue. Begitu banyak perasaan yang muncul di otak. Takut anaknya gak siap. Takut anaknya masih manja. Takut anaknya gak bisa nerima pelajaran-pelajaran anak SD. Tapi ngak boleh. Gue gak boleh keliatan panik. Gue pasrahkan aja dan percaya kalo Kakak PASTI BISA! HARUS BISA!

Malam harinya, kakak udah mondar-mandir ngecekin seragamnya, perlengkapan sekolahnya, terus akhirnya harus dipaksa untuk bobo karena besok pagi akan bangun jam 5.

Sahur bangun, kakak ikutan bangun. Langsung mandi, dan.. ngedeketin gue sambil bilang: “Ayah, aku mau kamu ikut nganterin aku ke sekolah.” Tenang, kak. Aku tungguin sampe kamu selesai sekolah di hari pertama!

Maka bersiap-siaplah dan berangkat..

Sampe sekolah, kakak masih ngantuk tapi semangat. Hahahahaaa. Dengan mata tertutup, jalanlah (sebenernya mau minta gendong, tapi anaknya malu karena banyak orang) nyari kelasnya.

Dan ternyata, kelasnya kecil, mungil, di dalamnya ada 23 anak, termasuk si kakak. Dan tiba-tiba miss Uci, guru kelasnya ngasih menu makan siang dari sekolah. Menunya yahud abis.

Gak lama, gurunya ngajak seluruh murid untuk upacara. Ternyata upacara perkenalan. Dan si Kakak karena paling kecil, maka berdirilah kakak paling depan. Hihihiii.

Selesai upacara, seluruh murid harus masuk kelas tanpa boleh diantar oleh orangtua. Maka, mulailah kakak matanya merah, bujuk sana-sini sama istri, maka beranilah kakak. BANGGA!

Teng, jam 10. kelas bubar. Kakak pun selesai sekolah di hari pertama. BANGGA. SUMPAH AYAH BANGGA SAMA KAMU, KAK. BANGGA SAMPE KE UBUN-UBUN. BANGGA SAMA KAKAK, KARENA KAKAK SUDAH BERANI. SUDAH PINTAR.

CEPAT PINTAR ANAKNYA AYAH SAMA UNDA.
WE DO LOVE YOU SO MUCH.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s