Bikin Paspor via Online untuk Anak (Balita)

Berhubung awal tahun, belum ada rencana pergi-pergi sik, tapi kan seperti pepatah: “Sedia Payung Sebelum Hujan” maka si Luna kayaknya wajib punya paspor karena umurnya udah 2 tahun (karena-emaknya-takut-bawa-anak-umur-setaun-jalan-jalan-pake-pesawat), supaya kalau ada rejeki tiba-tiba mau keliling dunia, Amin-Ya-Allah *usap muka* udah siap breki.

Baca sana-sini, ternyata bikin paspor via online HARUS patut dicoba (secara-bapak-ibunya-malesrepotsibuk), ternyata BENER-BENER gampang (mudah, cepet, dan gak bertele-tele), serta hasilnya pun memuaskan. Terimakasih kepada pemerintah yang sudah mulai benerin sistemnya.

photo 1Mari kita sharing disini cara buat paspor untuk anak, eh tapi pake bahasa dari pengalaman gue ya.. Marih.

GO ONLINE

1. PERSIAPAN

Siapin dan scan semua dokumen-dokumen berikut dalam format JPEG. Ukurannya maksimum 1MB per dokumen, tapi kalau gue sih cukup 200-an Kb aja untuk penghematan waktu upload. Dokumennya:

  • KTP ayah dan ibu (ingat, jadi satu halaman ya)
  • Kartu Keluarga
  • Akte kelahiran anak
  • Akte perkawinan orang tua
  • Paspor ayah dan ibu (ini cenderung opsional, tapi sebaiknya anak bayi perginya sama bapak dan ibunya, yakali sama selengkiannya #eh).

 

2. PENGISIAN DATA ONLINE
Setelah semua dokumen siap, langsung buka website Imigrasi, alamatnya: http://ipass.imigrasi.go.id:8080/xpasinet/faces/InetMenu.jsp terus isi dengan SEBAIK-BAIKNYA DAN SEBENAR-BENARNYA, karena prosesnya via email, jadi harus teliti, plis teliti, karena kemarin ada yang ga teliti malah ribet di Imigrasinya. Lanjut ya, terus..
Klik Pra Permohonan Personal

  • Jenis Permohonannya: Baru – Paspor Biasa
  • Jenis Paspor: 48-H perorangan (bisa pilih e-paspor, disinilah terjadi GALAU, ada yang bilang kalo e-paspornya suka gak jalan klo di e-gate, tapi sekarang bagi pemilik e-paspor bisa pergi ke Jepang tanpa visa, ya sudah karena-epaspor-aga-mahal maka akhirnya ditetapkanlah paspor biasa aja).

Isi data diri:
Jangan lupa isinya data anak ya, kan anaknya yang mau bikin paspor, bukan… ah sudah, mari lanjutkan..

  • Nama Lengkap
  • Alamat email (masukin aja alamat email ortu)
  • Kelamin
  • Tinggi
  • Tempat dan Tanggal Lahir
  • Pekerjaan (isi Lainnya)
  • Status Sipil (isi Belum Kawin)
  • Nomor Identitas (Isi NIK, lalu isi nomer Kartu Keluarga)
  • Tanggal Dikeluarkan (Isi saja dengan tanggal pengeluaran KK)
  • Berlaku sampai (isi saja dengan tanggal pengeluaran KK ditambahin 5 tahun)
  • Tempat ID dikeluarkan (isi saja nama kelurahan sesuai KK)

Lalu klik lanjut
Upload dokumen:
Nah setelah itu, tinggal upload dokumen-dokumen (yg udah di scan tadi) yang sesuai dengan keterangan yang berlaku. Klik jenis dokumen yang kita mau upload, pilih file hasil scan kita, lalu upload deh. Jangan lupa, MINIMAL 3 ya. Lebih juga gak papa, malah lebih baik. Abis itu, tunggu email notifikasi, ga sampe 5 menit udah dibales kok.

3. NOTIFIKASI DAN PEMBAYARAN KE BANK
Setelah dapet email notifikasi dengan attachment dalam bentuk PDF. Printlah attachment tersebut, terus bayar di BANK BNI terdekat (via teller). Biayanya gue kemarin paspor biasa IDR 255,000 plus IDR 5,000 biaya administrasi. Kalo udah, simpan tanda bukti dari Bank BNI (minta copynya juga ke mbaknya teller ya).

4. BUAT JANJI UNTUK WAWANCARA DAN FOTO
Abis pembayaran dilakukan, balik lagi ke email notifikasi dari imigrasi tadi, dan klik lanjut dari dalam email. Nanti akan terbukalah halaman dari website imigrasi.

Isilah nomer referensi bank yang tercatat di tanda bukti dari Bank BNI. Klik lagi lanjut, lalu pilih deh lokasi untuk melakukan wawancara (gue pilih imigrasi Jakarta Timur, karena rumah gue di daerah Timur) dan pilih hari untuk melakukan wawancara dan foto. Selesai deh proses dengan website imigrasi!
5. NOTIFIKASI TERAKHIR DAN FORMULIR
Abis itu, dikirimin lagi email dengan attachment PDF yang terdiri dari beberapa lembar, print semuanya ya di kertas A4 (kalo gue print 3x, takut kalo-kalo salah nulis data diri).

Di dalam lembaran itu ada:

  • Tanda terima permohonan, lengkap dengan lokasi, tanggal, waktu wawancara dan foto.
  • Formulir permohonan (yang sebagian sudah diisi, tapi HARUS DILENGKAPI LAGI sesuai dengan data yang ada).
Kalo udah, masukin ke reminder tanggal wawancara dan foto (karena-hampir-aja-gue-lupa-dan-kelewatan *self toyor*. Begitu udah di tanggalnya, maka berangkatlah ke imigrasi yang sudah ditentukan. JANGAN LUPA BAWA SEMUA DOKUMEN ASLI, INGET YA ASLI BUKAN FOTOKOPI.
  • Seluruh materi dari nomer 1-5 di atas.
  • Bukti bayar dari Bank BNI.
  • Copy dari dokumen-dokumen yang anda scan di atas (di kertas A4).
  • Seluruh dokumen asli.
  • Anaknya, bukan… ah sudahlah. (Untuk jaga-jaga, bawain aja kemeja untuk anaknya difoto).
  • Untuk bapak-bapak, jangan pake celana pendek ya.
IMG_5499
DI IMIGRASI
1. AMBIL NOMER ANTRIAN DAN MAP
Sebelum berangkat, sekali lagi:
  • TOLONG CEK SEMUA DOKUMEN YANG HARUS DIBAWA YA, INGET ASLINYA JUGA HARUS DIBAWA, KARENA MALES BANGET KETIKA LO DISURUH BALIK LAGI KE RUMAH.
  • BAWA MAKANAN ATAU CEMILAN DAN AIR MINUM ANAK.
  • BAWA GAMES UNTUK ANAK MAIN KALO KEBOSENAN.
  • JANGAN BAWA STROLER, KARENA TEMPATNYA SEMPIT DAN BANYAK ORANG.
  • BAWA BAJU GANTI, BERANGKAT PAKEIN BAJU BIASA AJA DULU, NANTI BEGITU MAU DIFOTO BARU GANTI KEMEJA, KARENA PERCAYALAH BAJU ANAK AKAN KUMEL KARENA NUNGGU LAMA.
  • BIARIN AJA, ANAK SAMA IBUNYA NUNGGU DIMOBIL AJA, KARENA KASIAN NUNGGU LAMA DAN BANYAK ORANG.
Datanglah pagi-pagi, karena-kalo-siang-rejeki-dipatok-calo-yang-bikin-pusing-karena-teriak-ga-tau-malu, terus duduk berbaris (panjang bener). Kantor Imigrasi sik bukanya pukul 08.00, tetapi percayalah kalo di imigrasi Jakarta Timur jam 6, antriannya udah kayak antri kambing guling, dan petugas imigrasinya galak loh, tapi ga papa gue dukung para petugas itu, karena mereka selalu ngingetin berkali-kali untuk ga nyelak, dan YANG DISELAK BOLEH LAPOR! KECEH GAK TUH!
Kira-kira jam 7an, petugas ngumumin kalau loket akan segera dibuka, terus kita disuruh berbaris lagi dan dibagi dua sesuai urutan: ONLINE dan MANUAL. Maka antrilah dibagian online, isi nama di form, dan dapat nomor, terus dikasih map kuning.
Sementara antrian yang manual, panjaaaaaaaaaaang bener daripada antrian online.
PENTING UNTUK PEMBUATAN PASPOR ANAK.
Khusus untuk paspor bagi anak usia di bawah 17 tahun, kita harus menyerahkan surat pernyataan bermeterai dari orang tua. Surat ini bisa diperoleh di bagian fotokopi, meterainya juga bisa dibeli di sana. Total Rp. 8,000 untuk surat dan meterai. Diisi ya jangan lupa, lalu digabungkan dengan dokumen lain.
2. PROSES WAWANCARA DAN FOTO
Jam 08an pintu utama dibuka. Nanti nama kita dipanggil sesuai urutan, terus ke loket ambil nomer antrian resmi dari petugas imigrasi. Pergilah ke toilet, karena-lo-bakal-nyesel-ketika-lo-udah-nunggu-terus-mau-pipis-begitu-balik-lo-harus-antri-lagi-karena-tadi-pas-dipanggil-lo-gak-muncul-muncul. Tunggu aja sampai nomor urut dipanggil. Saat dipanggil, nanti akan diminta seluruh copy dari dokumen, kemudian kasih lihat dokumen asli. Kalo boleh saran, pisahin antara dokumen asli dan fotokopian ya, karena ga bikin repot, bongkar-bongkar map yang asli sama yang palsu.
Abis itu disuruh nomer antrian dan nunggu lagi. NAH.. PAS NGANTRI DISINI, TELPONLAH ISTRI UNTUK BAWA ANAKNYA MASUK KE RUANGAN, DAN GANTILAH BAJU ANAKNYA KARENA SIAP UNTUK FOTO. Kira-kira 10-30 menit, nama anaknya dipanggil, trus kita akan diwawancara, seperti biasa: mau kemana, ada keperluan apa, dan sama siapa, abis ituΒ  siap deh untuk foto.
SIAP-SIAP.. KARENA DISINI BAKAL TERJADI DRAMA/SINETRON ANAK YANG SUSAH DIFOTO. Percayalah bawalah sesuatu atau orang terdekat si anak. Yang gue liat, banyak anak ngambek, nggak mau dipangku, marah-marah, nangis kejer, anak bete. Untungnya, si Luna udah gue ajarin untuk ga takut sama kamera, jadinya gampang deh, pastinya dengan gue minta ijin sama bapak petugas foto untuk berdiri di belakang kamera.
IMG_5300
Nah, setelah itu kita diminta lihat ke layar oleh petugas, untuk lihat apakah data-datanya sudah benar semua. INGET CEK BENAR-BENAR YA. Begitu kita konfirmasi, nanti petugas akan ngasih form yang isinya tanggal pengambilan. (3 hari kerja setelah foto, pengambilan antara pukul 13.00-16.00).
Sampe disini proses sudah selesai! Cepat abis, klo gue gak sampe 2 jam. Abis itu makan deh, atau mau langsung balik ke rumah juga gak papa.
3. PENGAMBILAN.
Ketika mau ngambil paspor anaknya. Jangan lupa bawa form untuk pengambilannya ya, dan gak usah bawa anaknya. Petugas akan verifikasi data siapa yang mengambil. Dicocokin muka dengan KTP, sebut nama, selesai, paspor sudah di tangan. Kalau ingin orang lain yang mengambilkan, tinggal bikin surat kuasa bermeterai.
MAKA PEMBUATAN PASPOR SELESAIIII!! Dan ternyata, Proses ini juga bisa digunakan ketika perpanjangan Paspor.
Sekali lagi, gue ucapin makasih banyak kepada para pemerintah dan petugas imigrasi yang udah ngebenerin lagi sistemnya. Gak ada lagi deh, calo, jalur cepet, males, lama, ribet. BHAY!
photo 2
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s