SANG PENIKAM [sebuah kisah cinta dari masa lalu]

Sebuah sketch dan cerita pendek yang terinspirasi dari lagu ‘Sang Penikam’ dari Noh Salleh.

sang-penikam

Masih kuingat, tarikan tangannya yang menjambak rambutku dengan kuat, ketika aku hisap puting payudaranya, lalu kubelai kulit putih porselinnya.

Masih kuingat, suaranya yang lirih memangil namaku, ketika ia mendapatkan puncak kenikmatan.

Masih kuingat, desahan napasnya memastikan aku akan baik-baik saja, ketika ia mengajak ke kamarnya dan berdua kami arungi kenikmatan kali pertama.

Ya Tuhan, aku cinta tubuhnya, jiwanya, semuanya.

Ingin ku miliki dirinya seutuhnya.

Ku cinta dirinya.

Kehadirannya, bagai sinar matahari menyinari bumi.

Continue reading SANG PENIKAM [sebuah kisah cinta dari masa lalu]

Advertisements

Lunetta [sebuah tulisan kelahiran]

12308466_10154369567969638_8499355064427699573_n

3 tahun yg lalu..

Malam itu langit gelap tanpa sinar sedikit pun. Bulan sedang mati. Ia berhenti bersinar. Menyinari seluruh isi bumi. Orang Bali menyebutnya Purnama Tilem.

Sang lelaki berjalan menunduk, langkahnya tidak beraturan, entah sudah berapa kali ia mondar-mandir keliling ruangan.


Ia hembuskan napas kuat-kuat, setelah itu mulutnya bergerak-gerak. “Cahaya. Aku butuh cahaya. Entah apa yang bisa aku lakukan di dalam kegelapan.” Gumamnya dalam hati.

Detik berikutnya, ia dongakkan kepalanya ke arah langit. Tak lama, Lekukan bibirnya menurun, memperkuat wajahnya yang sedih dan murung.

Jam 2, 3, 4, 5.. Pikirannya melayang. Yang terjadi selanjutnya hanyalah percakapan batin dirinya.

“Apa yang kau cari?” Tanya suara hatinya.
“Cahaya! Aku butuh untuk menuntun arahku!” Balas hatinya tegas.
“Banyak cahaya. Cahaya apa yang kau butuhkan?!” Tanya hatinya lagi.
“Cahaya.. Ya.. Pokoknya yang bersinar terang, seterang bulan yg menyinari gelapnya bumi!” Jawabnya yakin semakin tegas.
“Jadi, setelah gelap malam kau tak butuh lagi cahaya?!”

Dheg! Kali ini, hatinya membuat langkahnya terhenti.

“Tidak! Aku butuh cahaya yang dapat menyinari dalam kegelapan sekaligus dalam terang.. SEUMUR HIDUPKU.. dan cahaya yang dapat memberikan kehangatan hingga membuatku kuat hanya dengan senyumannya.” Jawabnya yakin.

“Apakah ada cahaya seperti itu?!” Tanyanya perlahan pada hati, setelah ia tidak yakin dengan jawaban sebelumnya.

“ADA!! Percayalah pada Tuhanmu. Dialah Maha Segalanya!” suara hati menamparnya dengan kencang.

Tak lama suara tangis bayi terdengar mengagetkan semua manusia.

01 Desember 2012.
Lunetta Khumaira (Bulan kecilku yang selalu tersenyum hingga pipinya bersemu kemerah-merahan). Continue reading Lunetta [sebuah tulisan kelahiran]

#PrayforHumanity [sebuah karya dari LM]

Sabtu pagi, sebuah berita menggeparkan terjadi, kota Paris dibom oleh teroris, hampir semua social media dan orang terdekat saya merasakannya, termasuk anak saya #SiPipiMerah.

Setelah saya memberikan penjelasan apa itu teroris dan jumlah orang yang meninggal, #SiPipiMerah yang ternyata orangnya sangat sensitif ingin memberikan rasa simpatinya dengan menggambar.

Sebuah karya yang diberi judul #PrayforParis diberikan oleh #SiPipiMerah, dengan penjelasan menara Eiffel berwarna putih diartikan kota yang suci dengan backround hitam yang berarti malam, gelap, kelam dan seram katanya, sementara goresan warna-warni diartikan jiwa / soul dari korban yang meninggal.

Paris Kk4

Sedikit hati ini bangga, ternyata #SiPipiMerah memiliki rasa simpati yang dalam terhadap sesama. Baru selesai menggambar #PrayforParis, sebuah berita datang dari Jepang, mereka mengalami gempa dan disinyalir akan mendatangkan Tsunami, mendengar berita itu, #SiPipiMerah pun ingin ikutan berpartisipasi dalam #PrayForJapan dan tangannya pun mulai bergerak di atas canvas.

#PrayforJapan

Setelah selesai menggambar, banyak sekali pertanyaan yang datang dari dirinya mengenai apa yang terjadi di dunia ini tentang Humanity, saya hanya bisa menjawab..

“Hidup menjadi orang baik itu lebih baik dari apapun di dunia ini.”

Aku mimpi kamu.

Sebuah cerita pendek yang terinspirasi dari lagu “Angin Kencang” Noh Salleh.

Artwork by Pingu On Mars, terinspirasi dari lagu 'Angin Kencang' oleh Noh Salleh.
Artwork by Pingu On Mars, terinspirasi dari lagu ‘Angin Kencang’ Noh Salleh.

Saat ini, matahari mulai bosan memancarkan kesombongannya, kegelapan mulai menjalar menutupi beberapa cahayanya.

Senyumku mengembang, karena aku tau, sekarang adalah waktu untuk bertemu kamu, melihatmu.

Continue reading Aku mimpi kamu.

Hasmi [sebuah phobia menjadi legenda]

Saya tuh paling takut sama listrik. PHOBIA. Gara-gara kakak saya ngisengin, yang akhirnya saya kesetrum listrik. Nah, Gundala itu lahir dari Phobia saya itu.

Kata Pak Hasmi sambil melanjutkan menggambar, SE.PE.SI.AL. untuk G.U.E.!

photo 1 Continue reading Hasmi [sebuah phobia menjadi legenda]